Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Oktober 2012

Siapa Iwan Fals?

Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961; umur 51 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran balada dan Country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.

Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun demikian, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.

Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.

Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan OI. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui di setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara.

Biografi

Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi, selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah di usianya yang ke-13 tahun, saat Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah.

Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, dan Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.

Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip serta diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah-rumah satu demi satu, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan terhadap pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.[rujukan?]

Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang sekarang sudah tidak mengudara lagi. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara.[rujukan?] Beberapa konser musiknya pada tahun '80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu.

Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror.[rujukan?] Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga.

Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.[rujukan?]

Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personel SWAMI.

Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun band-nya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu.

Keluarga

Iwan lahir dari pasangan Lies (ibu) dan Kolonel Anumerta Sucipto (ayah). Iwan menikahi Rosana yang akrab disapa "Mbak Yos", hasil dari pernikahannya Iwan memiliki tiga anak yaitu, Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Bassae, dan Raya Rambu Rabbani.

Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trademark ayahnya. Galang kemudian menjadi drummer kelompok BUNGA dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.

Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1982 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1982).

Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anisa pada tahun 1986. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan. Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa.

Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri,.

Pada tahun 2002, Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri. Dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kehilangan Gilang. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya.

Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang dan tidak seliar dahulu. Lirik-lirik lagunya terkesan lebih dewasa dan puitis.[rujukan?] Iwan Fals juga sempat membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain.

Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan Fals dianugreahi seorang anak lelaki yang diberi nama Raya Rambu Rabbani. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals.[rujukan?]

Di luar musik dan lirik, penampilan Iwan Fals juga berubah total. Saat putra pertamanya meninggal dunia, Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggotnya dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.

Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. Rosana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarier.

Alasan saya mengidolakannya adalah: beliau dapat "membaca" permasalahan yang ada dan dapat menyampaikannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk musik yang dapat dimengerti dengan mudah, serta beliau dapat dijadikan inspirasi bagi kalangan yang disebut antikemapanan.

Pendidikan

SMPN 5 Bandung, Jawa Barat
SMAK BPK Bandung
STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP)
Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Diskografi
Iwan Fals pada cover majalah Rolling Stone Mei 2007

Tidak seluruh album yang dikeluarkan Iwan Fals berisi lagu baru. Pada tahun-tahun terakhir, Iwan Fals sering mengeluarkan rilis ulang lagu-lagu lamanya, baik dengan aransemen asli maupun dengan aransemen ulang. Pada tahun-tahun terakhir ini pula Iwan Fals lebih banyak memilih berkolaborasi dengan musisi muda berbakat.

Banyak lagu Iwan Fals yang tidak dijual secara bebas. Lagu-lagu tersebut menjadi koleksi ekslusif para penggemarnya dan kebanyakan direkam secara live. Beberapa lagu Iwan Fals yang tidak dikomersialkan seperti lagu 'Pulanglah' yang didedikasikan khusus untuk almarhum Munir ternyata sangat digemari yang akhirnya direkam ulang dan dimasukkan ke dalam album 50:50 yang beredar di tahun 2007.

Album


Canda Dalam Nada (1979)
Canda Dalam Ronda (1979)
Perjalanan (1979)
3 Bulan (1980)
Sarjana Muda (1981)
Opini (1982)
Sumbang (1983)
Barang Antik (1984)
Sugali (1984)
KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) (1985)
Sore Tugu Pancoran (1985)
Aku Sayang Kamu (1986)
Ethiopia (1986)
Lancar (1987)
Wakil Rakyat (1987)
1910 (1988)
Mata Dewa (1989)
Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu (1989)
Swami I (1989)
Kantata Takwa (1990)
Cikal (1991)
Swami II (1991)
Belum Ada Judul (1992)
Hijau (1992)
Dalbo (1993)
Anak Wayang (1994)
Orang Gila (1994)
Lagu Pemanjat (bersama Trahlor) (1996)
Kantata Samsara (1998)
Best Of The Best (2000)
Suara Hati (2002)
In Collaboration with (2003)
Manusia Setengah Dewa (2004)
Iwan Fals in Love (2005)
50:50 (2007)
Untukmu Terkasih (2009) - mini album
Keseimbangan - Iwan Fals (2010)
Tergila-gila (2011)

Single

Serenade (bersama Ritta Rubby) (1984)
Kemesraan (bersama artis Musica) (1988)
Percayalah Kasih (bersama Jockie Surjoprajogo dan Vina Panduwinata)
Terminal (bersama Franky S.) (1994)
Mata Hati (bersama Ian Antono) (1995)
Orang Pinggiran (bersama Franky S.) (1995)
Katakan Kita Rasakan (bersama artis Musica)
Di Bawah Tiang Bendera (bersama artis Musica) (1996)
Haruskah Pergi (bersama Indra Lesmana dan Import Musik) (2006)
Selancar (bersama Indra Lesmana dan Import Musik) (2006)
Tanam Tanam Siram Siram (Kampanye Indonesia Menanam) (2006)
Marilah Kemari (Tribute to Titiek Puspa) (2006)
Aku Milikmu (Original Soundtrack Lovers/Kekasih) (2008)

Single Hits yang dibawakan penyanyi lain

Maaf (dibawakan oleh Ritta Rubby) (1986)
Belailah (dibawakan oleh Ritta Rubby) (1986)
Trauma (dibawakan oleh God Bless) (1988)
Damai yang Hilang (dibawakan oleh God Bless) (1988)
Orang dalam Kaca (dibawakan oleh God Bless) (1988)
Pak Tua (dibawakan oleh grup band Elpamas) (1991)
Oh (dibawakan oleh Fajar Budiman) (1994)
Nyanyian Laut (dibawakan Nicky Astria)
Menangis (dibawakan oleh Franky S.)
Bunga Kehidupan (dibawakan oleh artis Musica)
Air Mata Api (dibawakan oleh Superman Is Dead) (2012)

Album kompilasi

Tragedi
Banjo & Harmonika
Celoteh-celoteh
Celoteh-celoteh 2
Country
Tembang Cinta (1990)
Akustik
Akustik Ke-2 (1997)
Salam Reformasi (1998)
Salam Reformasi 2 (1999)
Prihatin (2000)

Film

Damai Kami Sepanjang Hari (1985)
Kantata Takwa (film) (1990)
Kekasih (2008) - cameo

Lagu yang tidak beredar

Demokrasi Nasi (1978)
Semar Mendem (1978)
Pola Sederhana (Anak Cendana) (1978)
Mbak Tini (1978)
Siti Sang Bidadari (1978)
Kisah Sapi Malam (1978)
Mince Makelar (1978)
Luka Lama (1984)
Anissa (1986)
Biarkan Indonesia Tanpa Koran (1986)
Oh Indonesia (1992)
Imelda Mardun (1992)
Maumere (1993)
Joned (1993)
Mesin Mesin Pembunuh (1994)
Suara dari Jalanan (1996)
Demokrasi Otoriter (1996)
Pemandangan (1996)
Jambore Wisata (1996)
Aku Tak Punya Apa-Apa (1997)
Cerita Lama Tiananmen (1998)
Serdadu dan Kutil (1998)
15 Juta (1998)
Mencari Kata-Kata (1998)
Malam Sunyi (1999)
Sketsa Setan yang Bisu (2000)
Indonesiaku (2001)
Kemarau (2003)
Lagu Sedih (2003)
Kembali ke Masa Lalu (2003)
Harapan Tak Boleh Mati (2004)
Saat Minggu Masih Pagi (2004)
Repot Nasi/Sami Mawon (2005)
Hari Raya Bumi (2007)
Berita Cuaca (2008)
Paman Zam
Kapal Bau Pesing
Makna Hidup Ini
Selamat Tinggal Ramadhan
Nyatakan Saja
Berputar Putar
Air dan Batu
Lagu Pegangan
Semut Api dan Cacing Kecil
Kata-Kata
Peniti Benang
Pukul Dua Malam
Curiga
Penjara
Belatung
Nyanyian Sopir
Bunga Kayu di Beranda
Aku Bergelora
Suara dari Jalanan
Serpihan Surga Pagar Alam
Tanah Air Udara dan Api (live)
Komunitas Tiga Rambu (live)
Birokrasi Semut
Rumi Sang Pencerah (Juni 2011)
Hentikan! (2011)
Isyarat (2011)
Gugusan Bintang (2011)
Garong Wan Takuup (2011)
Polteng "Polisi Tengik" (2012-Lagu Jamming bersama Komunitas OI yang belum sempat direkam)

Penghargaan

Juara I Festival Musik Country (1980).
Gold record, lagu Oemar Bakri, PT Musica Studio's.
Silver record, penyanyi & pencipta lagu Ethiopia, PT Musica Studio's.
Penghargaan prestasi artis HDX 1987 - 1988, pencipta lagu Buku Ini Aku Pinjam.
Penyanyi Pujaan, BASF, (1989).
The best selling, album Mata Dewa, BASF, 1988 - 1989.
Penyanyi rekaman pria terbaik, album Anak Wayang, BASF Award XI, 18 April 1996.
Penyanyi solo terbaik Country/Balada, Anugrah Musik Indonesia - 1999.
Presents This Certificate To Iwan Fals In Recognition Of The Contribution To Cultural Exchange Between Korea and Indonesia, 25 September 1999.
Penyanyi solo terbaik Country/Balada AMI Sharp Award (2000).
Video klip terbaik lagu Entah, Video Musik Indonesia periode VIII - 2000/2001.
Triple Platinum Award, Album Best Of The Best Iwan Fals, PT Musica Studio's - Juni 2002.
6th AMI Sharp Award, album terbaik Country/Balada.
6th AMI Sharp Award, artis solo/duo/grup terbaik Country/Balada.
Pemenang video klip terbaik edisi - Juli 2002, lagu Kupu-Kupu Hitam Putih, Video Musik Indonesia, periode I- 2002/2003.
Penghargaan album In Collaboration with, angka penjualan di atas 150.000 unit, PT Musica Studio's - Juni 2003.
Triple Platinum Award, album In Collaboration with, angka penjualan di atas 450.000 unit, PT Musica Studio's - November 2003.
7th AMI Award 2003, Legend Awards.
7th AMI Award 2003, Penyanyi Solo Pria Pop Terbaik.
Penghargaan M Indonesia 2003, Most Favourite Male.
SCTV Music Award 2004, album Ngetop! (pop) In Collaboration with.
SCTV Music Award 2004, Penyanyi Pop Ngetop.
Anugrah Planet Muzik 2004.
Generasi Biang Extra Joss - 2004.
8th AMI Samsung Award, Karya Produksi Balada Terbaik.
SCTV Music Award 2005, album pop solo ngetop Iwan Fals In Love.
With The Compliment Of Metro TV.
Partisipasi dalam acara konser Salam Lebaran 2005, PT Gudang Garam Indonesia.
Mendapatkan Talk Less Do More Award sebagai salah satu Class Music Heroes 2009.
Lagunya bersama {Swami} yang berjudul [Bongkar] menerima penghargaan 150 lagu terbaik sepanjang masa versi Majalah Rolling Stone peringkat 1.
Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia (2010) [1]

Iklan

TOP Coffee bersama Nikita Willy dan Samuel Zylgwyn

sumber : id.wikipedia.org

Senin, 08 Oktober 2012

Presiden Terkorup di Dunia

Joseph Estrada (Filipina, 1998-2001)
Joseph Estrada adalah Presiden Filipina tahun 1998-2001. Dia adalah orang pertama yang terpilih baik untuk presiden dan wakil presiden. Menurut Global Laporan Internasional Korupsi 2004, Estrada adalah kepala 10 paling korup dipemerintahan, diperkirakan menggelapkan dana dengan 78 - 80 juta US $.

Arnoldo Aleman (Nikaragua, 1997-2002)

Arnoldo Aleman adalah Presiden Nikaragua tahun 1997 sampai Jan 2002. Dia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena kejahatan termasuk pencucian uang, penggelapan dana pemerintah dan korupsi. Menurut Transparency International, Dia adalah pemimpin paling korup ke-9 dalam sejarah, di duga telah menggelapkan dana US $ 100 juta dari kas negara.

Pavlo Lazarenko (Ukraina, 1996-1997)

Pavlo Lazarenko adalah politikus dari Ukraina dan mantan Perdana Menteri. Pada bulan Agustus 2006, Ia dijatuhi hukuman penjara di Amerika Serikat untuk pencucian uang, penipuan dan pemerasan. Pada tahun 2004, Menurut Transparency International, dia merupakan pemimpin paling korup dalam sejarah ke-8, karena telah menjarah negara dengan uang sekitar US $ 200 juta selama 1996-1997 dari pemerintah Ukraina.

Alberto Fujimori (Peru, 1990-2000)
Alberto Fujimori Presiden Peru dari Juli 1990 sampai November 2000. Dia telah dikreditkan memulihkan stabilitas makroekonomi. Meskipun metode yang tampaknya menjadi otoriter, pelanggaran HAM telah menyebabkannya didalam hukuman penjara. Menurut Transparency International, Fujimori merupakan pemimpin paling korup pemerintah ketujuh dari dua dekade terakhir, diperkirakan menggelapkan US $ 600 juta dana.

Jean Claude Duvalier (Haiti, 1971-1986)
Jean Duvalier adalah penguasa Haiti 1971-1986. Transparency International menempatkan Jean Duvalier di nomor 6 dalam daftar pemimpin dunia yang paling korup dari dua dekade terakhir. Menurut Transparency International, Jean Claude Duvalier diduga telah menggelapkan dana antara US $ 300 juta dan US $ 800 juta dari Haiti.

Slobodan Milosevic (Serbia, 1989-2000)

Slobodan Milosevic Presiden Serbia dan Yugoslavia. Ia menjabat sebagai Presiden Republik Sosial Serbia dan Republik Serbia 1989-1997 di tiga syarat dan sebagai Presiden Republik Federal Yugoslavia 1997-2000. Ia ditangkap oleh pemerintah Yugoslavia Federal pada Minggu, Maret 31, 2001 atas dugaan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan penggelapan Dana. Menurut Transparency International Slobodan Milosevic adalah pemimpin paling korup 5 yang diduga telah menggelapkan US $ 1 miliyar dari Yugoslavia.

Sani Abacha (Nigeria, 1993-1998)

Jenderal Sani Abacha adalah seorang pemimpin militer Nigeria dan politikus. Dia adalah Presiden Nigeria 1993-1998. Keluarga Abacha dianggap sebagai kejahatan terorganisir oleh pemerintah Swiss. Sani Abacha tercatat sebagai pemimpin keempat dunia yang paling korup dalam sejarah terakhir oleh Transparency Internasional dengan total US $ 2 sampai 5 miliyar dana.

Mobutu Sese Seko (Zaire, 1965-1997)

Mobutu Sese Seko adalah Presiden Republik Demokratik Kongo (Zaire) tahun 1965-1997. Menurut Transparency International, Mobutu menggelapkan lebih dari US $ 5 miliar dari negaranya, dia sebagai pemimpin paling korup 3 dalam dua dekade terakhir dan pemimpin Afrika yang paling korup selama periode yang sama.

Ferdinand Marcos (Filipina, 1972-1986)

Ferdinand Marcos adalah Presiden Filipina 1965-1968. Dia adalah seorang pengacara, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Filipina dan anggota Senat Filipina. Dia dan istrinya Imelda Marcos telah menyelewengkan dana publik ke Amerika Serikat, Swiss, dan negara-negara lainnya. Menurut Transparency International, Marcos adalah Kepala Negara Filipina pertama dan kepala paling korup kedua pemerintahan yang pernah ada dalam sejarah dunia setelah Soeharto. Perkiraan dana dijarah oleh Marcos adalah sekitar US $ 5 sampai 10 miliyar.

Mohammad Soeharto (Indonesia, 1967-1998)

Muhammad Soeharto adalah Presiden ke-2 Indonesia dengan masa jabatam 32 tahun (1967-1998). Soeharto dan keluarganya menggunakan kekuasaan mereka untuk memperkaya diri dan teman-teman mereka, mendapatkan miliaran dolar terhadap perusahaan pemerintah dan amal. Menurut Transparansi Internasional Korupsi Laporan Global 2004, Soeharto adalah di atas daftar pemimpin korup yang paling depan dalam sejarah dunia. dengan dugaan menggelapkan dana antara US $ 15-35 Miliyar selama 32 tahun jabatannya.

Presiden Dunia yang berani berantas Korupsi

Barangkali pantas saja, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum bisa dicap sebagai Presiden paling berani membasmi korupsi. Dia terpilih pertama kali delapan tahun lalu ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah terbentuk. Alhasil, Presiden Yudhoyono belum membuat gebrakan apapun. Sebagai Lembaga seharusnya paling berkuasa, dia telah membiarkan KPK menjadi bulan-bulanan berbagai pihak yang terganggu dengan kerja Komisi itu. Bahkan, kini sejumlah Politikus berniat merevisi Beleid tentang KPK buat melemahkan kewenangan Institusi itu. Seharusnya, Yudhoyono mencontoh Presiden dari negara lain yang Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mereka jauh lebih baik ketimbang Indonesia, seperti Peru yang berada di posisi ke-80 dalam Daftar IPK tahun 2011 lalu. Sedangkan Indonesia cuma di peringkat keseratus. Berikut gebrakan dilakoni oleh lima Presiden dari Negara lain sehingga mereka pantas dicap Pemimpin terdepan dalam memerangi Korupsi.

Felipe Calderon (Meksiko)

Ini dia Presiden paling tegas memberantas Korupsi di negaranya. Felipe Calderon memecat lebih dari 4.500 Anggota Polisi Meksiko sebab terkait Korupsi, Penyalahgunaan Jabatan, dan Kejahatan Terorganisasi. Langkah ini diambilnya sejak dua tahun lalu sampai sekarang. Namun sayang, bulan depan masa jabatannya bakal berakhir. Padahal masih banyak kasus korupsi perlu ditangani. Menurut Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International, Meksiko masih berada di peringkat seratus bersama Indonesia, Argentina, Gabon, Madagascar, Malawi, Suriname, dan lain-lain, dengan nilai 3,0.

Ellen Johnson Sirleaf (Liberia)
Ini Presiden Perempuan paling Garang dalam memberantas Korupsi. Ellen Johnson Sirleaf bahkan memecat anaknya sendiri bersama 45 Pejabat Negara lain sebab tidak menyerahkan Daftar Kekayaan pada Komisi Antirkorupsi. Mereka tidak boleh kembali menjabat bila belum memberikan deretan penghasilan diperoleh dan darimana sumbernya. Menurut Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International Liberia ada di peringkat 91. Itu artinya, penanganan Korupsi di negara ini masih lebih baik ketimbang Indonesia.

Ollanta Humala (Peru)

Baru menjabat tahun lalu, Presiden Peru Ollanta Humala langsung membuat hantaman besar di Lembaga Kepolisian. Dia memecat 30 dari 45 Jenderal Polisi, termasuk Kepala Kepolisian Raul Bacerra. Bacerra digantikan Jenderal Raul Salazar. Berdua saling membahu memberhentikan sepihak mereka mencuri uang negara satu sol atau lebih. Sol merujuk pada mata uang Peru. Berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International negara di Amerika Latin itu menduduki peringkat 80, dengan skor 3,4.

Lee Myung Bak (Korea Selatan)

Tahun lalu, Presiden Korea Selatan Lee Myung bak memerintahkan Kepolisian untuk menangkap Kakaknya sendiri, Lee Sang Deuk, duduk menjadi Anggota Parlemen Negeri Ginseng itu. Deuk dituduh menerima suap Rp 4,9 Miliar dari Direktur Dua Bank bermasalah. Uang itu diterima Deuk kurun waktu 2007-2011 sebagai imbalan sebab dia membantu para Pimpinan Bank itu menghindar dari Audit Bank Sentral Negara itu. Kejadian menimpa Kakak Myung Bak, membuat Presiden itu berkali-kali memohon ampunan rakyat Korea Selatan lewat Media. Hingga kini kasus Deuk masih dalam penyelidikan.

Benigno Aquino III (Filipina)

Presiden Filipina Benigno Aquino III dan Jajarannya ada di Pengadilan tindak Pidana Korupsi memerintahkan penahanan mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo sebab penyalahgunaan dana Lotere Nasional sebesar rp 84 miliar. Aquino juga memecat sembilan orang Pejabat di kantor Lotere Nasional. Jika terbukti benar, Arroyo dan Kroninya bajak menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa ada kemungkinan bebas meski dengan jaminan.

Hu jintao (China)

Presiden China Hu Jintao tidak main-main dalam pemberantasan Korupsi di negaranya. Saat terpilih, dia bersedia menyiapkan 1.000 peti mati untuk para Koruptor dan satu peti mati buat dirinya jika terbukti melakukan Korupsi. Sebuah janji sangat berani sebab Negeri Tirai Bambu ini memang menjatuhkan hukuman mati pada pelaku Korupsi. Jintao mengatakan, perang melawan Korupsi perjuangan panjang, rumit, dan susah. Praktek Korupsi hampir terjadi di seluruh tingkatan Birokrasi China. Untuk memberantas Korupsi dibutuhkan niat kuat dan keteguhan hati.

Minggu, 07 Oktober 2012

inilah 5 Daftar Ilmuwan Tercantik di Dunia


fashingnet.com-Mendengar kata ilmuwan, yang terlintas di benak adalah penampilan yang kaku dan cenderung nerd. Namun beberapa ilmuwan ini membalikkan persepsi, selain punya otak cemerlang, kecantikan ragawi juga mereka miliki. Siapa saja mereka?

Berikut 6 ilmuwan cantik di dunia yang di kutip dari berbagai sumber:

1. Hedy Lamarr


Hedy Lamarr adalah aktris terkenal di Amerika keturunan Austria. Dia adalah bintang dari rumah produksi film terkenal di Hollywood, Metro Goldwyn Meyer (MGM). Sinar bintangnya memukau dari tahun 1930-an hingga akhir 1950-an.

Akting Hedy sangat menghebohkan di dunia yang konservatif kala itu, yakni ekspresi orgasme dan pose telanjang di film. Di saat karir aktingnya berada di atas, siapa nyana Hedy malah menampakkan bakat matematikanya yang tersembunyi.

Bersama komposer musik George Anthail, Hedy menemukan sistem pemindahan frekuensi untuk kendali rudal torpedo, sesuatu yang penting untuk komunikasi nirkabel di zaman pra-komputer. Penemuan Hedy ini dinilai 2 dekade lebih maju di zamannya. Penemuan itu kemudian mendapatkan paten AS pada 11 Agustus 1942.

Ucapan Hedy yang terkenal adalah, "Setiap gadis bisa terlihat glamor. Yang harus dilakukan adalah tetap berdiri dan terlihat bodoh".

2. Elisabeth Rieper


Elisabeth Rieper adalah kandidat doktor PhD di National University of Singapore (NUS), dan peneliti pada Pusat Teknologi Kuantum. Elisabeth yang kelahiran 6 Februari 1984, meneliti 'Koherensi Kuantum dalam Sistem Biologi'.

3. Amy Mainzer


Amy Mainzer adalah lulusan doktor bergelar PhD bidang Astronomi dari University California of Los Angeles (UCLA), Master Science dari California Institute of Technology dan sarjana dari Stanford University.

Amy juga pernah menjadi peneliti magang di NASA antara tahun 2001-2003. Kini dia bekerja di Jet Propulsion Laboratory di bagian Astrofisika dan Ilmua Ruang Angkasa.

Amy juga pernah tampil di History Channel dalam seri 'The Universe'.

4. Allesandra Lanzara


Allesandra Lanzara adalah sarjana dan doktor PhD di bidang Fisika dari Universita’ di Roma La Sapienza, Italia.

Kini Allessandra adalah profesor di University of California, Berkeley. Mahasiswanya menjulukinya 'hot', sepanas cabe merah. Allessandra juga ingin menjadi fisikawati spesialis roller coaster, wahana permainan itu.

5. Deborah Berebichez


Deborah Berebichez adalah perempuan Meksiko pertama yang menerima gelar PhD di bidang fisika dari Stanford University. Deborah mampu berbicara 5 bahasa dan pernah tampil di CNN, Oprah dan Dr Oz.

Kendati memiliki gelar PhD di bidang fisika, namun kini dia bekerja sebagai analis risiko di institusi finansial global, Morgan Stanley Inc.



sumber

Senin, 01 Oktober 2012

Pengakuan Lionel Messi Tentang Masa Kecilnya

SEPAKBOLA terbukti telah mempengaruhi banyak orang. Dari mulai bocah yang menendang kaleng minuman kosong, hingga pada siaran sepakbola yang bernilai jutaan dollar ke seluruh pelosok negeri. Dan berikut adalah pengakuan pemain sepakbola kelas dunia, Lionel Messi tentang dirinya saat masa kecil hingga bisa terjun ke dunia sepakbola.

Lionel Messi tumbuh bersama lima saudara dan banyak sepupu, Lionel Messi sering berkumpul dan bermain sepakbola hampir di setiap akhir pekan. Bertanding diantara keluarga atau dengan tim lain dari luar keluarga. Pertandingan berlangsung tidak menentu. Kadang-kadang bertanding di pinggir jalan, atau di depan rumah. Saat itu jalanan bukan aspal, masih berupa tanah. Waktu berkumpul sering sekali digunakan untuk bermain sepakbola.

Grandoli adalah nama klub sepakbola lokal dimana Messi sering menghabiskan akhir pekannya di sana. Penyebabnya, saking banyaknya anggota keluarga yang menempati hampir semua kategori umur berada di klub tersebut. Dari mulai Messi hingga paman yang masuk ke dalam tim senior kumpul di klub Grandoli.

"Berkat upaya yang dilakukan nenek saya, akhirnya saya bisa bergabung dengan klub Grandoli. Usiaku saat itu masih sangat muda, 5 tahun. Banyak sekali kesempatan saya untuk bermain sepakbola di usia semuda itu. Suatu hari Grandoli membutuhkan banyak sekali pemain untuk membentuk tim usia muda. Maka datanglah anak-anak dengan usia lebih dari 5 tahun guna mengikuti pertandingan. Di situlah nenekku mulai mendorong saya untuk bergabung dan bermain."—Lionel Messi

Bagi Lionel Messi sepakbola merupakan sebuah pekerjaan sekaligus tempat bersenang-senang. Perasaan yang sama saat Messi masih kecil. Lionel Messi di usia muda jarang sekali bersenang-senang dan bermain layaknya anak-anak. Waktunya sering sekali dihabiskan untuk berlatih sepakbola. Baik di rumah atau saat sudah berada di Eropa. Hal tersebut tidak membuat Messi menyesal.

"Ketika teman-teman datang dan mengajak bermain untuk bersenang-senang, saya langsung menolaknya. Sebab, saya harus mempersiapkan keperluan untuk bertanding esok hari. Tentu saja hal ini membuat saya kehilangan masa kecil. Tapi saya menyukai dan tidak menyesalinya. Karena sejak kecil saya sudah mencintai dan bahagia dengan sepakbola."—Lionel Messi

Read more: Pengakuan Lionel Messi Tentang Masa Kecilnya | Blogdangkal™ http://www.adetruna.com/2011/07/pengakuan-lionel-messi-tentang-masa.html#ixzz2827xu1iJ
bd
Under Creative Commons License: Attribution Share Alike

Minggu, 30 September 2012

Kata-Kata Bijak Albert Einstein

Meski ia mengatakan, "Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran." namun nama "Einstein" sangat identik dengan kata "Jenius". Hampir tidak ada seorangpun yang menolak jika Einstein dikatakan sebagai prototipe manusia jenius. Berikut berbagai pemikiran dan pendapat sang maskot ilmuwan modern:


-Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan ( ini yg ane gak setujuharunya dua duanya : de rejected)

-Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan

-Aku Berpikir terus menerus berbulan-bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.

-Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)

-Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.

-Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.

-Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.

-Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.

-Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.

-Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.

-Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.

-Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.

-Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.

-Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.

-Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.

-Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.

-The most beautiful thing we can experience is the mysterious.

-Ilmu pengetahuan tanpa agama= buta, agama tanpa ilmu pengetahuan=lumpuh.

Ini Dia Perjalanan Karir Iwan Fals

Belajar gitar, ngamen, hingga rekaman


Sebagai penyanyi dan pencipta lagu, Iwan Fals punya tempat istimewa dalam peta musik Indonesia. Generasi awal 1980-an hingga sekarang yang merasa terwakili oleh lagu-lagunya, menempatkan Iwan Fals sebagai idola. Lagu-lagu Iwan memang khas, kadang bernada keras menyengat, kadang lembut menyentuh, tak jarang pula ia bertutur dengan bercanda. Lagu-lagu Iwan semakin memiliki kekhasan karena kata-kata yang ia gunakan tidak klise.

Dengan segala karya yang sudah ia hasilkan, wajar kalau Iwan Fals menjadi penyanyi dan musisi besar negeri ini. Tapi sungguh pun banyak kalangan (terutama kalangan muda) yang mengidolakannya, Iwan tetaplah bersahaja, tetap rendah hati dan apa adanya. Di bawah ini, Iwan menuturkan perjalanan karirnya. Mulai saat-saat awal bereknalan dengan gitar, yang kelak kemudian hari menjadi alat untuk mengiringi renungan-renungannya, kegelisahannya, juga kepeduliannya pada sesama.

(sumber utama: tabloid Bintang Indonesia)


Aku lahir tanggal 3 September 1961. Kata ibuku, ketika aku berumur bulanan, setiap kali mendengar suara adzan magrib aku selalu menangis. Aku nggak tau kenapa sampai sekarang pun aku masih gambapng menangis. Biar begini-begini, aku orangnya lembut dan gampang tersentuh. Sebagai contoh, menyaksikan berita di televisi yang memberitakan ada orang sukses lalu medapatkan penghargaan atas prestasinya, aku pun bisa menangis. Melihat seorang ibu yang menunjukkan cinta kasihnya pada anaknya, juga bisa membuat aku tersentuh dan lalu menangis

Bicara perjalanan karir musikku, dimulai ketika aku aktif ngamen di Bandung. Aku mulai ngamen ketika berumur 13 tahun. Waktu itu aku masih SMP. Aku belajar main gitar dari teman teman nongkrongku. Kalau mereka main gitar aku suka memperhatikan. Tapi mau nanya malu. Suatu hari aku nekat memainkan gitar itu. Tapi malah senarnya putus. Aku dimarahi.

Sejak saat itu, gitar seperti terekam kuat dalam ingatanku. Kejadian itu begitu membekas dalam ingatanku.

Dulu aku pernah sekolah di Jedah, Arab Saudi, di KBRI selama 8 bulan. Kebetulan di sana ada saudara orang tuaku yang nggak punya anak. Karena tinggal di negeri orang, aku merasakan sangat membutuhkan hiburan. Hiburan satu-satunya bagiku adalah gitar yang kubawa dari Indonesia. Saat itu ada dua lagu yang selalu aku mainkan, yaitu Sepasang Mata Bola dan Waiya.

Waktu pulang dari Jeddah pas musim Haji. Kalau di pesawat orang-orang pada bawa air zam-zam, aku cuma menenteng gitar kesayaganku. Dalam perjalanan dalampesawat dari Jeddah ke Indonesia, pengetahuan gitarku bertambah. Melihat ada anak kecil baga gitar di pesawat, membuat seorang pramugari heran. Pramugari itu lalu menghampiriku dan meminjam gitarku. Tapi begitu baru akan memainkan, pramugari itu heran. Soalnya suara gitarku fals. "Kokkayak gini steman-nya?" tanyanya. Waktu itu, meski sudah bisa sedikit-sedikit aku memang belum bisa nyetem gitar. Setelah membetulka gitarku, premugari itu lalu mengajariku memainkan lagu Blowing in the Wind-nya Bob Dylan.

Waktu sekolah di SMP 5 Bandung aku juga punya pengalaman menarik dengan gitar. Suatu ketika, seorang guruku menanyakan apakah ada yang bisa memainkan gitar. Meski belum begitu pintar, tapi karena ada anak perempuan yang jago memainkan gitar, aku menawarkan diri. "Gengsi dong," pikirku waktu itu. Maka jadilah aku pemain gitar di vokal grup sekolahku.

Kegandrunganku pada gitar terus berlanjut. Saat itu teman-teman mainku juga suka memainkan gitar. Biasanya mereka memainkan lagu-lagu Rolling Stones. Melihat teman-temanku jago main gitar, aku jadi iri sendiri. Aku ingin main gitar seperti mereka. Daripada nggak diterima di pergaulan, sementaar aku nggak bisa memainkan lagu-lagu Rolling Stones, aku nekat memainkan laguku sendiri. Biar jelek-jelek, yang penting lagu ciptaanku sendiri, pikirku.

Untuk menarik perhatian teman-temanku, aku membuat lagu-lagu yang liriknya lucu, humor, bercanda-canda, merusak lagu orang. Mulailah teman-temanku pada ketawa mendengarkan laguku.

Setelah merasa bisa bikin lagu, apalagi bisa bikin orang tertawa, timbul keinginan untuk mencari pendengar lebih banyak. Kalau ada hajatan, kawinan, atau sunatan, aku datang untuk menyanyi. Dulu manajernya Engkos, yang tukang bengkel sepeda motor. Karena kerja di bengkel yang banyak didatangi orang, dia selalu tahu kalau ada orang yang punya hajatan.

Di SMP aku sudah merasakan betapa pengaruh musik begitu kuat. Mungkin karena aku nggak punya uang, nggak dikasih kendaraan dari orang tua untuk jalan-jalan, akhirnya perhatianku lebih banyak trcurah pada gitar. Sekolahku mulai nggak benar. Sering bolos, lalu pindah sekolah.

Aku merasakan gitar bisa menjawab kesepianku. Apalagi ketika sudah merasa bisa bikin lagu, dapat duit dari ngamen, mulailah aku sombong. Tetapi sesungguhnya semuanya itu kulakukan untuk mencari teman, agar diterima dalam pergaulan.

Suatu ketika ada orang datang ke Bandung dari Jakarta. Waktu itu kau baru sadar kalau ternyata lagu yang kuciptakan sudah terkenal di Jakarta. Maksudku sudah banyak anak muda yang memainkan laguku itu. Malah katanya ada yang menakui lagu ciptaanku.

Sebelum orang Jakarta yang punya kenalan produser itu datang ke Bandung, aku sebetulnya sudah pernah rekaman di Radio 8 EH. Aku bikin lagu lalu diputar di radio itu. Tapi radio itu kemudian dibredel.

Setelah kedatangan orang Jakarta itu, atas anjuran teman-temanku, aku pergi ke Jakarta. Waktu itu aku masih sekolah di SMAK BPK Bandung. Sebelum ke Jakarta aku menjual sepeda motorku untuk membuat master. Aku tidak sendirian. Aku bersama teman-teman dari Bandung: Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul.

Kami lalu rekaman. Ternyata kasetnya tidak laku. Ya, sudah, aku ngamen lagi, kadang-kadang ikut festival. Setelah dapat juara di festival musik country , aku ikut festival lagu humor. Kebetulan dapat nomor. Oleh Arwah Setiawan (almarhum) lagu-lagu humorku lalu direkam, diproduseri Handoko. Nama perusahaannya ABC Records. Aku rekaman ramai-ramai, sama Pepeng (kini pembawa acara kuis Jari-jari, jadi MC, dll), Krisna, dan Nana Krip. Tapi rekaman ini pun tak begitu sukses. Tetap minoritas. Hanya dikonsumsi kalangan tertentu saja, seperti anak-anak muda.

Akhirnya aku rekaman di Musica Studio. Sebelum ke Musica, aku sudah rekaman sekitar 4 sampai 5 album. Setelah rekaman di Musica itu, musikku mulai digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani Willy Soemantri.

Setelah tinggal di Jakarta dan masuk studio rekaman, aku masih tetap ngamen dari rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget, Blok M. Tapi setelah di Jakarta aku mulai mikir honor. Soal honor ini mau nggak mau jadi salah satu pemacu juga. Apalagi sebagai anak muda, aku juga butuh pacaran, butuh nonton. Ya, kebutuhan yang wajar bagi anak-anak mudalah.

Waktu itu namanya uang transport. Tapi kalau pas dadakan, biasana gratis. Aku ngamen nggak pilih-pilih tempat. Panggung hajatan, sunatan, nggak masalah. Lagu lagu yang kubawakan waktu ngamen biasanya lagu-lagu baru yang menceritakan masalah-masalah aktual yang terjadi di masyarakat.

Dulu jarang sekali pemusik memainkan lagu-lagu country. Apalagi main gitar sama harmonika sekaligus, jarang. Kalau melihat tanggapa penonton, aku raca cukup positif.

Kalau aku ngamen aku juga selalu nyanyi dengan riang gembira, meski syairnya sedih. Prinsipku, orang sedih kan boleh saja bergembira. Soalnya, dulu kalau aku membawakan lagu-lagu sedih, teman-temanku pada kabur semua.

Tanggapan untuk ngamen juga bertambah. Aku mulai diundang ke mana-mana. Mungkin karena pengaruh album Sarjana Muda (waktu itu album ini sangat terkenal. Semua lagunya selalu dinyanyikan anak-anak muda).

Waktu itu penghasilan dari ngamen saja per hari pernah sampai 20 ribu rupiah. Sebab orang yang kita datangi ngasih uangnya bukan untuk ngusir. Kalau dihitug sekarang barangkali nilainya sampai 300 ribu. Tapi, ya namanya ngamen, tentu penghasilannya tidak pasti. Kalau diambil rata-rata sehari sekitar dua ribu rupiah. Berarti sebulan bisa 60 ribu. Jumlah yang cukup lumayan untuk ukuran waktu itu, di awal tahun 1980-an.

Waktu itu orang nggak tahu siapa Iwan Fals. Meski sudah rekaman, dan kasetku lumayan sangat laku, tapi orang kebanyakan hanya tahu nama nggak kenal wajah. Mungkin karena aku nggak pernah masuk televisi (TVRI). Aku benar-benar stop ngamen setelah lahir anak keduaku, Cikal yang lahir tahun 1985.


berharap lewat musik bisa memberi arti
Dari kecil aku bercita-cita jadi tentara. Untuk memperjuangkan cita-citaku itu, aku menekuni olahraga. Aku aktif di bidang beladiri, silat, karate, kung fu, juga jenis olahraga yang lain, seperti sepakbola, basket, dan volly. Di bidang olahraga aku sempat berprestasi. Pernah juara II Karate Tingkat Nasional, terus pada 1989 Juara IV Karate Tingkat Nasional. Aku sempat masuk pelatas. Aku juga sempat melatih karate di tempatku kuliah, STP (Sekolah Tinggi Publisistik)

Tapi ternyata musik lebih menarik-narik. Musik aku rasakan lebih menggelitik. Olahraga aku ambil untuk kesehatan saja. Filosofi menang-kalah aku hilangkan. Kalau terjun di dunia olahraga, di sana selalu saja ada yang menang atau kalah. Sementara, aku kan lembut. Jadi, kalau melihat musuh kalah dalam komite Karate, ya aku trenyuh juga. Makanya, kalau mau ikut perlombaan, nomor komite aku tinggalkan. Aku ambil Kata Perorangan. Jadi benar-benar seni karatenya. Dan aku ambil nilai sportivitasnya.

Saat bergabung dengan kelompok SWAMI, aku mulai serius di musik. Waktunya memang telah disepakati, 3 tahun. Setelah itu, bubar. Jadi memang proyek SWAMI cuma 3 tahun, bukan karena ada persoalan.

Di Swami banyak hikmah yang dapat kuambil. Kita kan makhluk sosial yang tidak mungkin lepas dari pengaruh orang lain. Pasti ada pengaruh, dari dalam atau dari luar.

Dari situ syair-syairku jadi berubah. Aku menilai mulai ada pengendapan, tidak lagi frontal. Juga mulai universal. Apakah itu suatu kemajuan atau kemunduran, aku tidak tahu. Yang aku tahu ada perubahan dalam syair-syairku, dan menurutku itu wajar saja. Namun, kalau misalnya basic musikku "merah", paling akan berubah jadi "merah tua" atau "merah muda". Nggak mungkin berubah menjadi "hitam", "hijau", "kuning", atau biru".

Aku berharap dalam musik kehadiranku berarti. Syukur-syukur buat orang lain juga berarti.

Aku menulis syair inspirasinya lebih banyak dari hati. Dari sana aku lebih merdeka dan bebas mengekspresikan diri. Aku merasa tidak ada tekanan dari manapun, seperti pesanan teman, pesanan produser, atau tekanan dari diri sendiri.

Dulu, proses penulisan syair bermula dari baca koran, lantas bikin syair. Sekarang penulisan syairku tak harus berangkat dari membaca koran. Terkadang syair yang aku bikin tak ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi. Bukan berarti aku ingin merenung atau kontemplasi. Tapi aku tetap baca koran. Dengan membaca terus tanpa mengeluarkan langsung, aku lebih memperkaya perbendaharaan kata.

Dalam membuat lagu aku juga tidak menunggu mood. Aku setiap ahri bikin lagu. Seperti petani, dari Subuh dia bangun ambil pacul langsung pergi ke sawah dan mencangkul. Tidak pernah berpikir harus mencangkul yang mana dan nggak pernah berpikir mau tumbuh atau keserang hama.

Saja juga seperti aku. Perkembanganku sekarang begitu juga. Aku tidak pernah berniat bikin lagu. Yang aku lakukan, pagi ambil gitar, entah apa jadinya. Latihan jari saja, atau bikin syair, nggak tahu. Aki baca buku, baca koran. Nggak diniat, "aku mau bikin lagu".

Aku masuk televisi setelah tahun 1987. Rekaman pertama tahun 1979. Waktu siaran Manasuka Siaran Niaga di TVRI, sempat sih lagu Oemar Bakri keluar di TVRI.

Pendapatanku waktu itu masih keci. Waktu itu aku dibayar murah. Sekitar Rp 1,5 juta satu album dengan sistem jual putus. Pendapatan sebesar itu nggak cukup untuk kebutuhan anak satu. Ditambah Yos (Rosana) mengandung Cikal. Sudah pasti kebutuhan meningkat. Ditambah lagi harga-harga barang naik. Sampai 1983 aku nggak bisa mencukupi benar. Begitu lewat 1983, aku mulai bisa bernapas.

Nah, untuk menutupi kebutuhan keluarga, karena aku nggak ada kerjaan lain selain bernyanyi, aku mengamen. Terkadang dengan mobil colt abu-abu aku ngompreng. Dengan mobil itu aku narik penumpang sendiri. Istilahnya tarikan gelap. Keluarag tidak tahu. Sebab aku narik omprengan pas aku pulang dari studio. Lumayan, mobilku dapat penumpang 15. Tapi tidak kulakukan secararutin.

Intinya aku senang menyanyi. Terus apa salahnya kalau dalam menyanyi itu ada manfaatnya buat kehidupanku. Sebab aku juga nggak mau jadi maling.

Memang pandangan masyarakat waktu itu menganggap pengamen identik dengan pengemis. Maka dari itu jarang sekali pengamen yang beroperasi.

Style-ku saat ngamen biasa saja. Tidak berpenampilan seperti gembel. Memang waktu itu celana robel di dengkul, tapi saat itu memang sedang trend seperti itu.

Orang tidak tahu aku ngamen. Orang tuaku sempat bingung aku tidak pernah mengeluh soal keuangan. Suatu hari aku ngamen di kompleks ABRI. Waktu itu ibuku sedang arisan di sana. Eh, teman ibuku tahu aku ngamen. Terus teman ibuku tanya sama ibu, "Anak ibu ngamen ya?" Aku terus dimarahi.

Bakat seniku memang menurun dari orang tuaku, kedua orang tuaku senang musik. Ibuku malah senang difoto, ayah senang lukis. Sewaktu kecil aku sudah punya piano. Di rumah terkadang berisik, kalau sedang waktu-waktu sholat sering dimarahi. Orang tuaku ketat dalam mendidik soal agama. Hasilnya, aku pernah mendapat juara adzan tingakt DKI ketika masih SD.

Masa kecilku akrab dengan harmonika. Dulu pernah dikasih harmonika merk Hero. Di depan kunci C dan di sisi lainnya kunc G. aku nggak belaajr secara khusus, karena harmonika kan tinggal niup saja.

Rabu, 26 September 2012

Solomiya Krushelnytska [Biografi]

Solomiya Krushelnytska (lahir di Ukraina pada 23 September 1872 dan wafat 16 November 1952) adalah salah satu aktris terkenal opera soprano Ukraina paruh pertama abad ke-20. Krushelnytska lahir di desa Biliavyntsi, selatan-barat Ternopil, Austria-Hongaria (Buchach Raion, Ukraina). Lahir dalam keluarga seorang imam asal Ukraina mulia, keluarganya pindah beberapa kali selama masa kecilnya, akhirnya menetap di Desa Bila di utara Ternopil. Dalam masa kecilnya ia mendapatkan sejumlah besar lagu-lagu rakyat yang ia pelajari dari desa dari berbagai tempat ia tinggal. Pada tahun 1891 ia memasuki Konservatorium Lviv dan dia lulus dengan perbedaan pada tahun 1893. Bahkan sebelum lulus ia tampil sebagai Leonora dalam produksi Opera Lviv dari Donizetti La favorita. Ini membawa pujian kritis dengan penyanyi muda.
Lukisannya di Berezhany town museum
Kurang dari sepuluh tahun setelah debut ini, nama Solomiya Krushelnytska dijamin sukses kemenangan pada tahap opera terbaik Eropa dan Amerika. Pada 1904 ia menjadi penyelamat legendaris Puccini Madama Butterfly. Opera telah dicemooh oleh penonton di premier di Milan La Scala, tapi tiga bulan kemudian di Brescia, versi revisi dari pekerjaan, dengan Krushelnytska menyanyikan peran utama, merupakan sukses besar. Jadwalnya, selama studinya di Milan, termasuk pelajaran vokal, akting, belajar bagian-bagian baru, belajar bahasa baru - selama enam jam setiap hari. Waktu luangnya termasuk kunjungan ke museum dan situs bersejarah, kehadiran pada pertunjukan opera dan teater. Dia mempertahankan korespondensi aktif dengan teman-teman dan kenalan, yang meliputi isu-isu seperti nasib nya Ukraina asli, masalah budaya, baru-baru ini membaca buku. Selain itu, Krushelnytska teratur muncul dalam pertunjukan musik dan drama sekolah L'Armonia.
Perangko Ukraina bergambar dirinya
Tur, ia bernyanyi di empat dan lima produksi selama satu minggu. Dia bisa belajar bagian dari sebuah opera baru dalam dua hari, dan mengembangkan karakter peran dalam tiga atau empat. Repertoar-nya mencapai 63 bagian. Dalam sejarah musik, Krushelnytska dikenal sebagai promotor aktif dari karya sebayanya, dan Richard Wagner. Pada tahun 1902 dia memenangkan hati Paris di Lohengrin. Pada tahun 1906 ia terpesona penonton di Milan La Scala di Richard Strauss Salome, yang dilakukan oleh Arturo Toscanini. Dan sehingga ia pergi - dalam teater Eropa, Mesir, Aljazair, Argentina, Brazil, Chili dan lain-lain. Pada tahun 1910 menikah dengan pengacara Krushelnytska Italia Cesare Ricchoni. Pada tahun 1920, pada puncak karirnya, dia meninggalkan opera, dan tiga tahun kemudian mulai tur konser. Pengetahuan tentang delapan bahasa memungkinkannya untuk disertakan dalam program konser lagu nya banyak negara.
Logo Google untuk mengenang Beliau
Pada bulan Agustus, 1939, setelah kematian suaminya, Krushelnytska meninggalkan Italia dan kembali ke Lviv, di mana dia mempertahankan tempat tinggal sampai kematiannya pada tahun 1952. Beberapa minggu kemudian pasukan Soviet memasuki kota sesuai dengan ketentuan pakta Nazi-Soviet. Pemerintahan Soviet dinasionalisasi townhouse nya di Lviv. Setelah Perang Dunia II Krushelnytska mulai mengajar di Konservatorium Lviv.

Sebuah plakat bersejarah di Ternopil, Ukraina
memperingati konser solonya ditahun 1928.
Pada tahun 1951 ia diangkat sebagai artis terhormat dari SSR Ukraina dan pada tahun 1952 dipromosikan menjadi profesor penuh di Konservatorium. Mantan muridnya dan rekan ingat sikapnya yang bermartabat dan manusiawi sebagai guru. Pada tahun 1920 ia meninggalkan panggung opera untuk tampil sebagai penyanyi konser tampil di Eropa Barat, Kanada dan Amerika Serikat. Dia adalah promotor kuat dari lagu-lagu rakyat Ukraina dan bekerja dengan komposer Ukraina. Bangunan di mana ia dilahirkan menjadi sebuah museum pada tahun 1963. Pada tahun 1966 sebuah film yang didedikasikan untuk dirinya dibuat oleh dewan film dokumenter Ukraina dan pada tahun 1983 sebuah film berjudul The Return of Butterfly diproduksi oleh Film Dovzhenko Studios di Kiev.

Howard Florey [Biografi]

Alexander Fleming, penemu penicillin, lahir tahun 1881 di Lochfield, Skotlandia. Setamat dari sekolah kedokteran Rumah Sakit St. Mary di London, Fleming menceburkan diri dalam bidang penyelidikan imunitas. Belakangan, selaku dokter tentara pada Perang Dunia ke-1, dia mempelajari ihwal infeksi pada luka dan dia menemukan bahwa banyak antiseptik merusak sel badan lebih daripada dia merusak kuman. Fleming sadar, apa yang diperlukan adalah sesuatu yang selain membunuh bakteri tetapi tidak merusak dan berbahaya buat sel tubuh manusia. Sesudah perang, Fleming kembali ke rumah sakit St. Mary. Tahun 1922, selagi melakukan penyelidikan di situ dia menemukan sesuatu yang disebutnya lysozyme. Lysozyme diproduksi oleh tubuh manusia, terdiri dari komponen yang terdiri baik lendir maupun titik cairan air mata yang tidak mengandung bahaya bagi sel tubuh manusia. Komponen itu akan melumpuhkan kuman tertentu, tetapi sayangnya tidak efektif pada kuman khusus yang berbahaya bagi manusia. Penemuan itu, betapapun menariknya, tidaklah punya makna yang besar.

Baru tahun 1928 Fleming berhasil menemukan sesuatu yang berarti. Laboratoriumnya membiakkan bakteri "staphylococcus", dibiarkan terbuka begitu saja di udara dan menjadi kotor serta busuk. Fleming menemukan dalam pembiakan sekitar pembusukan itu, bakteri menjadi cair. Dengan cepat dia menyimpulkan bahwa pembusukan itu menghasilkan sesuatu substansi yang beracun terhadap bakteri "staphylococcus". Segera dia mampu menunjukkan bahwa substansi serupa berada pada pertumbuhan pelbagai jenis bakteri yang berbahaya. Substansi itu --yang diberi nama penicilin sesudah kejadian pembusukan (penicillium notatum)-- bukanlah merupakan cairan baik bagi manusia maupun binatang. Hasil penemuan Fleming ini disiarkan tahun 1929, tetapi pada mulanya tidak banyak menarik perhatian. Fleming mengemukakan bahwa penicilin punya arti penting buat pengobatan. Namun, dia sendiri tak mampu mengembangkan teknik untuk memurnikan penicilin, dan lebih dari sepuluh tahun lamanya obat yang penting itu tetap tinggal terlantar.
Logo Google untuk mengenang Beliau
Akhirnya, di ujung tahun 1930-an, dua penyelidik bidang kedokteran Inggris, Howard Walter Florey dan Ernst Boris Chain menemukan tulisan Fleming. Mereka mengkaji kembali hasil kerja Fleming dan menyempurnakan dan membikin jelas hasilnya. Mereka kemudian memurnikan penicilin, mencoba substansi itu pada laboratorium binatang. Tahun 1941 mereka mencoba penicillin pada manusia yang menderita sakit. Percobaan mereka dengan jelas membuktikan bahwa obat baru ini punya potensi yang menakjubkan. Atas dorongan pemerintah Inggris dan Amerika, pabrik obat-obatan kini mulai terjun dan menaruh perhatian dan dengan cepat mengembangkan metode memproduksi penicillin dalam jumlah besar-besaran. Mulanya, penicillin cuma disediakan buat penggunaan para korban perang, tetapi tahun 1944 dapat digunakan oleh masyarakat sipil di Inggris dan Amerika.

Tatkala perang rampung di tahun 1945, penggunaan penicillin sudah menyebar ke seluruh dunia. Penemuan penicillin amat menggugah penyelidikan bidang antibiotik lain, dan penyelidikan berikutnya telah membuahkan pelbagai "obat ajaib" namun, penicillin tetap merupakan antibiotik yang paling luas di pakai. Satu sebab yang membikin keunggulannya langgeng adalah: penicillin efektif untuk melawan pelbagai rupa mikro organisme yang berbahaya. Obat ini berguna buat penyembuhan sipilis, gonorrhea, diphtheria, juga pelbagai macam arthiritis, bronchitis, scarlet, lever, gangrene dan banyak lagi. Keuntungan penicillin lainnya adalah relatif aman dipakai. Dosis 50.000 unit penicillin efektif buat melawan pelbagai infeksi. Dan suntikan 100 juta unit penicillin sehari tak menimbulkan efek apa-apa. Meski sebagian kecil orang alergi terhadap penicillin, buat kebanyakan orang merupakan obat yang bisa mematangkan daya tahan dan pengamanan.

Sejak penicillin telah menyelamatkan jutaan nyawa orang dan pasti akan menyelamatkan nyawa lebih banyak lagi di masa depan, sedikit sekali orang yang berbeda faham mengenai arti penicillin penemuan Fleming. Tempat yang tepat baginya dalam daftar urutan ini tergantung, tentu saja, sampai seberapa jauh orang memberi arti kepada peranan yang diberikan oleh Florey dan Chain. Saya rasa, sebagian terpokok jasa dan peranan ada pada Fleming yang telah menemukan penemuan yang esensial. Tanpa Fleming, orang memerlukan waktu bertahun untuk menemukan penicillin. Begitu dia mengumumkan hasil penemuannya, cepat atau lambat akan terjadi juga penyempurnaan-penyempurnaan dan memproduksinyasecara lebih murni. Fleming kawin dan hidup bahagia dengan karunia satu anak. Tahun 1945 dia meraih Hadiah Nobel untuk jasa penemuannya, dan membagi hadiah itu kepada Florey dan Chain. Dia tutup mata tahun 1955.

Aurelien Hayman, 1 dari 20 Manusia didunia berkemampuan Hyperthymesia

Apakah Anda masih dapat mengingat peristiwa minggu terakhir secara rinci? Atau satu tahun kemarin? Beberapa dari kita mungking mengingatnya, hanya saja tidak terlalu jelas. Lain halnya dengan Aurelien Hayman yang merupakan mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Durham. Pemuda ini tidak hanya mampu mengingat apa yang ia lakukan, tapi juga bisa memberitahu Anda apa yang ia kenakan, apa yang ia makan, apa yang diberitakan televisi dan bahkan bagaimana cuaca yang terjadi. Hayman termasuk salah satu dari segelintir orang di dunia dengan hyperthymesia, atau memori biografi yang sangat unggul. Hal ini tentu sangat luar biasa, karena kebanyakan orang hanya akan mengingat tidak lebih dari 11 kejadian tiap tahun yang terjadi di kehidupan mereka.

Hal-hal mengenai percakapannya, acara televisi yang ia saksikan dan bahkan ia mendengar lagu apa, adalah bagian dari ingatan Aurelien yang menakjubkan. Sementara Aurelien menggambarkan kenangan awal masa kecilnya sebagai 'ingatan samar' seperti orang lain, hal-hal tersebut ternyata mulai berubah saat ia berusia sekitar 11 tahun. Ini bukan sesuatu yang ia sadari dalam semalam, tapi ketika ia berusia 14 tahun, ia menemukan bahwa ia bisa mengingat dengan baik mengenai beberapa hal yang telah terjadi bertahun-tahun sebelumnya. Saat ini, ketika ditanya mengenai tanggal acak pada 1 Oktober 2006, misalnya, Aurelien ingat saat itu hari Minggu yang berawan, ia mendengarkan lagu When You Were Young dari The Killers, dan hari itu ia mengajak seorang gadis untuk kencan tapi ditolak.

Tidak hanya itu, Aurelien juga ingat pada hari Sabtu ia mengenakan t-shirt biru dan melihat gadis yang akan menolak ajakan kencannya di pusat kota, dan pada hari Kamis ada pemadaman listrik di rumahnya. Rata-rata orang menyimpan informasi seperti tanggal dari memori jangka panjang mereka di lobus frontal otak sebelah kanan. Aurelien melakukan hal yang sama, tetapi dalam jangka panjang kapasitas memori yang dimilikinya meningkat karena ia juga menggunakan lobus frontal kiri. Yang biasanya berkaitan dengan bahasa, dan daerah oksipital di bagian belakang otak, biasanya digunakan untuk menyimpan gambar. Dan semua ini tampaknya terjadi secara sadar.

Tidak ada metode atau teknik untuk melakukan itu. Ia tidak menyadari bahwa kenangan Ia sedang dikodekan. Rasanya seperti dapat mengakses sesuatu di lemari arsip yang sangat cepat. Ini seperti setiap tanggal memiliki gambar yang berbeda. Ini adalah proses yang sangat visual, karena terdapat urutan gambar. Ia juga menegaskan memorinya yang luar biasa tersebut tidak memberinya keuntungan saat sedang mengerjakan ujian atau esai. Hanya ada 20 orang di dunia yang telah didiagnosis dengan hyperthymesia dan dari orang-orang tersebut, Aurelien satu-satunya orang Inggris. tapi sayangnya, kemampuan mengingatnya tidak diturunkan secara genetik.[jaringnews]

Senin, 24 September 2012

Fakta tentang Patung Lilin Ir. Soekarno

Presiden Soekarno menjadi patung lilin terbaru dari museum Madame Tussauds Bangkok, Thailand dan siap memikat traveler. Rupanya ada beberapa fakta unik dan menarik di balik pembuatan patung Sang Proklamator. Yuk disimak! Banyak serba-serbi menarik dalam proses pembuatan patung tersebut:

Data fisik Bung Karno

Tim Madame Tussauds melakukan penelitian mendalam. Data-data yang dikumpulkan termasuk kunjungan Bung Karno ke Uni Sovyet, AS dan gedung PBB. Sumber dari keluarga besar Sokarno juga teramat penting. Akhirnya, Madame Tussauds bisa mendapatkan data-data fisik Bung Karno, hingga warna kulit dan gambaran detail lainnya.

Memilih gaya Bung Karno

Ada banyak foto Bung Karno dengan berbagai baju, pose dan gaya. Pose Bung Karno yang kini tampil di Madame Tussauds adalah pada saat kunjungan ke Amerika Serikat. Saat itu, Bung Karno menyampaikan pidatonya yang sangat terkenal di Sidang Umum PBB yaitu To Build the World a New, pada tanggal 30 September 1960.

Tongkat Komando

Tongkat Komando adalah ciri khas Bung Karno. Madame Tussauds mengalami kesulitan untuk membuat Tongkat Komando ini karena keterbatasan data. Putra Megawati Soekarnoputri yaitu HM Prananda Prabowo mengupayakan pembuatan replika Tongkat Komando tersebut. Tongkat Komando dibuat dari kayu Rampung, suatu jenis kayu langka dan dianggap bertuah dalam kebudayaan Jawa. Bagian dalam Tongkat Komando diisi dengan kayu Wunglen yang menggambarkan besarnya energi pengabdian tanpa akhir Bung Karno. Bagian logam Tongkat Komando dibuat dari perak dan emas. Tongkat ini punya 5 ring (cincin) emas melambangkan Pancasila dan ada emblem berbentuk lambang Garuda Pancasila.

Peci hitam

Peci hitam juga merupakan ciri khas Bung Karno. Peci yang menjadi ciri khas Bung Karno secara khusus dipesankan oleh Puti Guntur Soekarno, di Bandung. Pembuat peci ini asli merupakan pembuat peci yang sejak dahulu tempat Bung Karno memesan peci.

Baju Bung Karno

Kemeja jas empat saku juga merupakan baju Bung Karno yang paling terkenal. Pakaian Bung Karno didesain dengan seksama oleh desainer Samuel Wattimena. Desain pakaian Bung Karno dilaksanakan dengan sangat hati-hati guna menampilkan sosok Bung Karno sebagai tokoh besar yang telah ikut merubah sejarah politik dunia.[detik.com]

Jose Mujica, Presiden Termiskin di Dunia

Sebagai seorang pemimpin sudah tentu ia akan dilimpahi dengan harta kekayaan dan kemewahan. Namun tahukah anda bahwa ada seorang presiden yang diberi gelar sebagai presiden termiskin di dunia. Seorang presiden umumnya hidup penuh dengan kekayaan dan nikmat dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang diberikan. Namun percaya atau tidak, hal ini berbeda dengan seorang presiden ini. Beliau telah mendapat gelar dari rakyatnya sebagai ‘Presiden Paling Miskin di Dunia‘.

Presiden itu bukan di Iran yang seperti selama ini kita tahu, tetapi dia adalah Jose Mujica, Presiden Uruguay dijuluki sebagai “El Presidente Mas Pobre” yang berarti Presiden Termiskin. Ini disebabkan presiden yang berusia 77 tahun ini menyumbangkan hampir seluruh gajinya sebagai orang nomor satu untuk rakyatnya. Jose Mujica mengaku menerima gaji sebesar USD 12.500. Namun ia hanya mengambil USD 1.250 dari gajinya. Alhasil ia pun dianugerahi gelar lain sebagai presiden paling dermawan di dunia.

“Saya baik-baik saja dengan jumlah itu, keraa di Uruguay banyak yang hidup dengan penghasilan yang jauh lebih sedikit dari itu.” tuturnya merendah.

Jose Mujica juga mengajak isterinya yang merupakan seorang senator untuk melakukan hal yang sama. Jose Mujica tinggal di rumah pertanian di Montevideo. Selama dirinya menjadi presiden, pengeluaran terbesar yang pernah ia keluarkan adalah pembelian sebuah mobil Volkswagen Beetle, senilai USD 1.945. Hal positif lain yang patut ditcontoh di masa kepemimpinan Mujica adalah tingkat korupsi yang paling sedikit di antara negara di benua Amerika Selatan. Lelaki yang merupakan mantan pejuang gerilya ini sama sekali tidak memiliki akun bank ataupun hutang. Meski begitu ia mengaku memiliki satu hal berharga yang tidak boleh dibeli oleh uang, yaitu anjingnya, Manuela.

Diketahui, Jose Mujica bukanlah presiden pertama yang menyumbangkan gajinya. Presiden AS John F. Kennedy, menyumbangkan gajinya, hal serupa juga dilakukan Presiden Herbert Hoover. Selayaknya hal ini patut di contoh bagi para pemimpin di dalam negeri kita. Pemimpin yang benar-benar mengabdikan diri dan kekayaannya untuk rakyat. Bukan hanya untuk kekuasaan dan harta.

Senin, 17 September 2012

Top Ittipad, Kisah Hidup Milyuner Muda


Jalan hidup seseorang bisa begitu berliku adanya namun selalu saja tetap ada ujungnya. Kesuksesan adalah impian semua orang. Berlikunya jalan akan sampai pada kesuksesan asalkan dijalani dengan kesungguhan hati dan kerja keras. Begitulah kisah yang terjadi dalam hidup seorang pemuda bernama Top Ittipat dalam menjalani usaha bisnisnya dan menghantarkan Tao Kae Noi, produk cemilan rumput lautnya pada dunia. Di usianya yang ke 26 tahun ini, Top telah menjadi seorang milyuner muda.

Pria kelahiran Thailand ini sesungguhnya hanyalah seorang biasa saja. Pada mulanya tak ada yang begitu spesial dari dirinya. Bahkan pemuda ini cenderung cuek dan tidak terlalu memikirkan masa depan. Seperti kebanyakan pemuda seumurannya, Top pernah alami kecanduan game online saat dia berumur 16 tahun dan membuatnya telantarkan sekolahnya. Bukan satu hal yang baik tentu saja tapi perkenalan dunia bisnis justru dimulai dari sini. Top mendapatkan uang dari menjual item senjata-senjata miliknya di game online. Dengan bisnisnya ini dia bahkan meraih penghasilan mencapai 1 juta Baht dan dapat membeli sebuah mobil seharga 600 Baht (sekitar 200 juta rupiah).

Para pembelinya adalah sesama pecinta game online dan ada juga yang berasal dari luar negaranya. Namun karena ini bisnis ilegal maka sudah pasti tak akan dapat bertahan lama. Rekening game onlinenya di blok karena diketahui melakukan transaksi jual beli. Disaat yang bersamaan bisnis orang tuanya mengalami kebangkrutan dan disaat yang bersamaan pula karena kemalasannya di sekolah selama ini Top tidak berhasil masuk kuliah perguruan tinggi negeri dan harus masuk Universitas Swasta. Dengan sisa uang yang dimilikinya Top beralih usaha ke bisnis DVD Player tapi Top ditipu mentah-mentah sebab semua DVD Playernya ternyata barang palsu dan uangnya tidak dapat kembali. Top juga berusaha mencari pinjaman uang ke bank untuk memulai usaha baru. Namun, pihak bank tak begitu saja menyetujuinya.
Top Ittipad bersama
Produk Hasil Kerja-kerasnya
Di titik inilah Top mulai menyadari kesalahannya karena telah melalaikan sekolah dan pelajaran. Di titik yang sama ini jugalah, Top mulai bersentuhan dengan kerasnya dunia bisnis. Hutang yang melilit usaha orang tuanya yang mencapai 40 juta Baht semakin memperburuk keadaan. Terlebih lagi rumah mereka disita pihak Bank. Ditengah himpitan ini Top tetap berkeras. Setelah akhirnya dapatkan pinjaman dari bank, segala hal dia coba lakukan, Top mencoba berjualan kacang (chesnut) bersama dengan pamannya. Diawali dengan mencari cara bagaimana strategi berjualan yang baik supaya bisa laris kepada para penjual kacang lainnya yang telah sukses sampai lakukan beberapa eksperimen untuk mendapatkan resep terbaik bagi produk kacangnya sehingga memiliki cita rasa yang khas dan unik.

Lalu akhirnya Top membuka kedai di mal dan belajar tentang menemukan tempat yang stategis. Sebab lokasi menjadi salah satu faktor menentukan dalam keberhasilan penjualan suatu produk. Namun berwiraswata memanglah tidak mudah. Saat Top mulai melakukan ekspansi bisnis chesnutnya secara besar-besaran, timbul suatu masalah lain dimana mesin pembuat kacang goreng yang Top pergunakan menimbulkan asap dan mengotori atap Mall sehingga harus tutup dan pihak Mal juga membatalkan kontrak kedainya.
Dititik ini Top hampir putus asa.

Orang tuanya pun memutuskan untuk pergi ke China. Top tetap berkeras untuk bertahan di Thailand dan melanjutkan usahanya. Dari bisnis jual kacang, Top beralih haluan untuk berbisnis rumput laut goreng. Makanan cemilan yang kekasihnya berikan. Inspirasi memang bisa datang dari mana saja, sekalipun akhir kisah cintanya tak memberikan kenangan yang manis sebab kekasihnya pun akhirnya meninggalkan Top dikarenakan Top lebih konsentrasi mengurus bisnis dan usahanya.

Top pun memulai usaha kerasnya dengan mencari bahan rumput laut lalu belajar rahasia menggoreng rumput lautnya. Biaya yang dikeluarkan untuk pembelajaran ini mencapai lebih dari 100 ribu Baht. Belum lagi Top juga harus mempelajari cara untuk mempertahankan rumput lautnya agar tidak basi jika disimpan untuk beberapa hari lamanya. Dalam tekanan yang begitu hebat Top berusaha mencari tahu tentang strategi penjualan dan inspirasi pun datang kembali untuk menjual produknya di mini market 7-Eleven. Lagi-lagi tidak semudah membalik telapak tangan. 7-Eleven ternyata memiliki standard yang tinggi yang harus dipenuhi supaya produk Top bisa masuk pasaran. Berbagai upaya Top lakukan tapi semua mengalami kebuntuan.

Keputusasaan melanda dirinya. Top hampir-hampir memutuskan untuk berangkat ke China tapi sebelum itu terjadi Top melakukan usaha terakhirnya demi memenuhi syarat dari pihak 7-Eleven dan upaya penghabisannya kali ini tidak sia-sia. Kesulitan yang ada mulai dari inovasi untuk kemasan produknya sampai Top juga diharuskan memiliki pabrik untuk memproduksi dalam jumlah besar. Dengan susah payah semuanya dapat terpenuhi. Untunglah juga ada kantor kecil milik keluarganya yang masih tersisa, yang akhirnya Top ubah menjadi sebuah pabrik kecil. Dengan begini Top berhasil memenuhi syarat ketentuan serta quota yang ditetapkan. 2 tahun kemudian Top berhasil membayar hutang keluarganya dan berhasil mengambil kembali rumah keluarganya.
Aneka Produk Rumput Laut Ciptaan Top Ittipad
Perjuangan Top, segala kegagalan, getir dan pahit serta rasa duka dalam membangun sebuah bisnis kini mengantar Top pada sebuah kesuksesan. Sekarang ini di Thailand siapa yang tak mengenal akan Tao Kae Noi produk cemilan rumput laut terlaris di Thailand bahkan telah masuk juga ke berbagai Negara tetangga termasuk Indonesia. Dengan penghasilan 800 juta Baht per tahun dan mempekerjakan 2.000 staf maka Top Ittipat yang bernama lengkap Top Aitthipat Kulapongvanich ini telah berhasil mencatatkan dirinya sebagai a young billionaire from Thailand.
Logo Produk
Top ittipat membayar kesuksesannya dengan berkorban jiwa, raga, waktu, kesenangan jadi gamer, termasuk berkorban cinta terhadap his girlfriend. Seperti kata ibu si Top, sesuatu itu akan datang kepadamu namun sesuatu yang lain akan menjauh darimu.  Kesuksesan bisnis tidak semudah membalik telapak tangan. Sabar, syukur, terus berjuang pantang menyerah, dan berdoa adalah Top secret (rahasia si Top).

Berikut sinopsis ringkas nya:
  1. Saat usia 16, Dia adalah pencandu game online.
  2. Saat usia 17, Ia putus sekolah untuk menjadi penjaja kacang.
  3. Saat usia 18, Keluarganya bangkrut & meninggalkan hutang 40 juta Baht (sekitar 12 milyar rupiah)
  4. Saat usia 19, Dia menciptakan cemilan rumput laut ‘Tao Kae Noi’ yg dijual di 3.000 cabang 7-Eleven di Thailand.
  5. Kini, di usia 26, Ia adalah produsen cemilan rumput laut terlaris di Thailand, berpenghasilan 800 juta Baht (sekitar 235 milyar rupiah) per tahun & mempekerjakan 2.000 staf.

Namanya Top Ittipat, dan ini adalah kisah nyata hidupnya yang luar biasa.

“Apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, kalau menyerah habislah sudah.”

Begitulah kutipan kalimat inspiratif dari Top Ittipat dalam sebuah wawancara dengan media.
Film The Billionaire
Great job Top!!

Adegan Top Ittipad sebagai figuran pada menit 118,10
Untuk kisah selengkapnya, nonton Film “Top Secret-The Billionaire” Based on true story Top Ittipad. Dalam film ini dia muncul kok sebagai cameo (pemeran figuran) doang, diakhir film pas di bank doi berpapasan dan memberikan senyuman pada ‘Top Ittipat’. Katanya pas adegan ini penonton thailand ramai bertepuk tangan. I wonder suatu hari ada pengusaha sukses Indonesia yang dibuat filmnya dan mendapat sambutan hangat juga tuk menginspirasi bangsanya. And I wonder that the one is me. Ya kalo bukan me adalah yg lain, hehe